Rotary Auto

Rotary Auto (Putih)

Rotary Auto

Jangan Abaikan Komponen Master Rem Mobil! Ini Fungsi Pentingnya!

Sistem rem mobil yang berjalan dengan maksimal merupakan salah satu kunci yang menentukan keselamatan Anda ketika berkendara. Anda tentu sudah banyak mendengar berita kecelakaan yang diakibatkan oleh buruknya kondisi rem mobil seperti rem blong ataupun rem tidak pakem bukan? Bahkan, dilansir dari bisnisnews.id, Soerjanto Tjahjono selaku ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi mengatakan bahwa 80% kecelakaan terjadi akibat kondisi sistem rem mobil yang buruk dan juga kelelahan.

Tingginya angka kecelakaan akibat masalah pada rem mobil membuat perawatan pada rem mobil menjadi hal yang wajib untuk Anda lakukan secara rutin. Salah satu bagian dari sistem rem mobil yang perlu Anda perhatikan adalah master rem mobil. Master rem mobil ini sendiri terbagi lagi menjadi beberapa komponen. Setiap komponen master rem mobil memiliki fungsinya tersendiri yang saling terhubung antar yang satu dengan yang lainnya.

Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum memahami soal komponen master rem mobil ini sehingga membuat mereka lalai merawatnya dan tidak jarang berakhir pada kerusakan yang mengakibatkan kecelakaan. Maka dari itu, sebagai pemilik mobil yang cerdas, Anda perlu untuk memahami soal komponen master rem mobil ini agar Anda dapat melakukan tindakan perawatan yang tepat. Ada apa saja ya komponen master rem mobil ini? Mari kita bahas bersama!

Pertanyaan Seputar Komponen Master Rem Mobil

Master rem berfungsi sebagai pengubah tekanan mekanis dari pedal rem menjadi tekanan hidraulik yang kemudian diteruskan ke kaliper rem atau silinder roda. Ketika pedal rem diinjak, master rem mengirimkan tekanan hidraulik melalui cairan rem untuk menekan bantalan rem ke cakram atau tromol, sehingga kendaraan dapat melambat atau berhenti.
Master rem yang keras bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: - Vakum booster rem yang rusak: Jika booster rem tidak berfungsi dengan baik, tekanan yang diperlukan untuk mengoperasikan rem menjadi lebih besar. - Cairan rem yang kotor atau tidak sesuai: Cairan rem yang sudah terkontaminasi atau tidak sesuai spesifikasinya dapat mempengaruhi kinerja master rem. - Saluran rem yang tersumbat: Adanya kotoran atau karat dalam saluran rem dapat menghalangi aliran cairan rem sehingga pedal rem terasa keras. - Kerusakan pada komponen master rem: Komponen internal master rem yang aus atau rusak juga dapat menyebabkan pedal rem menjadi keras.
Jika terdapat kebocoran pada master rem, beberapa akibat yang bisa terjadi adalah: - Penurunan kinerja rem: Cairan rem yang bocor akan mengurangi tekanan hidraulik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan rem, sehingga efektivitas pengereman menurun. - Pedal rem terasa lembek: Kebocoran cairan rem dapat membuat pedal rem menjadi lembek atau mudah diinjak tanpa memberikan respons pengereman yang memadai. - Potensi kegagalan rem: Kebocoran yang parah dapat menyebabkan rem tidak berfungsi sama sekali, yang sangat berbahaya terutama saat mengemudi di jalan raya.
Untuk mendeteksi kebocoran pada sistem rem kendaraan, beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah: - Periksa level cairan rem: Buka tutup reservoir cairan rem dan periksa apakah levelnya berada di bawah batas minimum. Cairan rem yang berkurang secara signifikan bisa menjadi indikasi kebocoran. - Periksa sekitar master rem dan silinder roda: Cari tanda-tanda cairan rem yang menetes atau merembes di sekitar master rem, kaliper, atau silinder roda. - Periksa permukaan tanah di bawah kendaraan: Setelah kendaraan diparkir, periksa permukaan tanah di bawah kendaraan untuk melihat apakah ada noda cairan rem. - Periksa fungsi pedal rem: Jika pedal rem terasa lebih lembek dari biasanya atau perlu ditekan lebih dalam untuk mendapatkan respons pengereman yang normal, ini bisa menjadi tanda kebocoran cairan rem. - Tes pengereman saat berkendara: Selalu lakukan uji jalan dengan hati-hati untuk memastikan rem bekerja dengan baik. Jika ada penurunan performa pengereman, segera periksakan sistem rem ke bengkel terdekat.

Apa itu Master Rem Mobil?

komponen master rem mobil

 

Sebelum membahas lebih jauh soal komponen master rem mobil, kita bahas dahulu soal hal mendasarnya : Apa sih master rem mobil itu? Master rem mobil merupakan salah satu bagian penting dalam sistem pengereman mobil yang bertanggung jawab mengatur tekanan rem yang diperlukan untuk menghentikan kendaraan dengan aman. Master rem merupakan bagian terintegrasi dari sistem pengereman dan berperan dalam mengubah tekanan kekuatan kaki pengemudi menjadi tenaga untuk mengaktifkan rem pada roda mobil.

Peran master rem sangat krusial dalam menjaga keselamatan berkendara, karena tanpa kinerja yang optimal, kemampuan pengereman mobil dapat terganggu. Selain itu, master rem mobil juga berhubungan erat dengan komponen lain dalam sistem pengereman, seperti kaliper rem, kampas rem, dan cakram rem.

Komponen Master Rem Mobil

Seperti yang dikatakan sebelumnya, dalam sistem master rem mobil, terdapat beberapa komponen utama yang memiliki peran penting dalam pengoperasian master rem. Setiap komponen master rem mobil ini saling terhubung satu sama lainnya. Berikut ini adalah beberapa komponen master rem mobil :

  1. Tangki Rem Utama

Komponen master rem mobil yang pertama adalah tangki rem utama. Tangki rem utama adalah komponen master rem mobil yang bertanggung jawab untuk menyimpan cairan rem. Cairan rem ini akan digunakan untuk menjaga tekanan rem yang diperlukan saat Anda menginjak pedal rem. Tangki rem utama juga memiliki peran dalam mengatur distribusi cairan rem ke komponen-komponen lainnya dalam sistem.

  1. Cylinder Utama

Komponen master rem mobil yang kedua ada cylinder utama. Cylinder utama adalah komponen master rem mobil yang mengubah tekanan hidrolik dari pedal rem menjadi tekanan mekanis yang diteruskan ke sistem pengereman. Cylinder utama terdiri dari piston dan seal yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan tekanan yang diperlukan untuk menggerakkan sistem pengereman mobil.

Baca Juga : Ini Bahaya Mobil Bergetar Saat RPM Rendah! Kenali Cara Mengatasinya Disini!

  1. Klep Pengontrol Tekanan

Komponen master rem mobil berikutnya adal klep pengontrol tekanan. Klep pengontrol tekanan adalah komponen master rem mobil yang berfungsi untuk mengatur tekanan rem pada roda-roda mobil. Klep ini memastikan distribusi tekanan rem yang seimbang antara roda depan dan roda belakang, sehingga memaksimalkan kinerja pengereman dan menjaga stabilitas kendaraan.

  1. Selang Rem

Komponen master rem mobil berikutnya adalah selang rem yang menghubungkan cylinder utama dengan komponen pengereman pada roda-roda mobil. Selang ini bertindak sebagai saluran untuk mengalirkan cairan rem dari cylinder utama ke komponen-komponen pengereman. Selang rem harus tahan terhadap tekanan tinggi dan perubahan suhu agar sistem pengereman dapat berfungsi dengan efektif.

  1. Piston dan Caliper

Komponen master rem mobil yang terakhir adalah piston dan kaliper. Piston dan caliper adalah komponen master rem mobil yang berfungsi untuk menerapkan gaya tekan pada kampas rem dan mendorongnya ke cakram (pada sistem pengereman cakram) atau sepatu rem (pada sistem pengereman tromol). Piston dan caliper bekerja bersama-sama untuk menghasilkan gesekan yang diperlukan untuk mengurangi kecepatan kendaraan.

Dalam sistem master rem mobil, semua komponen ini bekerja secara terkoordinasi untuk menghasilkan tekanan rem yang diperlukan dalam proses pengereman. Memahami peran dan fungsi masing-masing komponen ini dapat membantu Anda dalam memahami sistem master rem mobil secara keseluruhan.

Baca Juga : Rem Belakang Tidak Pakem? Waspada! Ini Penyebabnya!

Tanda-tanda Kerusakan pada Master Rem Mobil

komponen master rem mobil

 

Ketika menggunakan mobil, sangat penting untuk memahami tanda-tanda kerusakan pada master rem agar dapat mengambil langkah tepat untuk perbaikan. Di bawah ini, kami akan menjelaskan beberapa gejala yang menunjukkan adanya masalah pada komponen master rem mobil, diantaranya adalah :

  • Tekanan rem yang tidak konsisten: Jika Anda merasakan perubahan dalam tekanan rem saat menginjak pedal, baik lebih keras atau lebih lembut dari biasanya, ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada master rem.
  • Tekanan rem yang hilang atau berkurang: Jika Anda merasakan bahwa pedal rem menjadi lebih lembek saat ditekan, atau jika perlu menginjak pedal lebih dalam untuk mendapatkan tekanan rem yang sama, ini bisa menjadi tanda kebocoran pada master rem.
  • Bunyi aneh saat menekan pedal rem: Jika Anda mendengar suara berdecit, berdesing, atau berderak ketika menginjak pedal rem, ini bisa menunjukkan ada masalah pada komponen master rem atau sistem pengereman lainnya.
  • Pedal rem yang terasa getar: Jika pedal rem bergetar saat ditekan, ini bisa menandakan adanya keausan pada komponen master rem atau masalah pada sistem pengereman lainnya.

Jika Anda mengalami tanda-tanda di atas, segera bawa mobil Anda ke bengkel untuk memeriksa dan memperbaiki master rem. Jangan mengabaikan gejala ini, karena kerusakan pada master rem dapat mengurangi efektivitas pengereman dan membahayakan keselamatan Anda di jalan.

Kami merekomendasikan untuk secara teratur memeriksa tekanan rem, kebocoran, dan keausan pada komponen master rem. Selain itu, penting untuk memastikan kualitas cairan rem yang digunakan dan menggantinya sesuai dengan rekomendasi pabrik.

Perawatan dan Pemeriksaan Master Rem Mobil

komponen master rem mobil

Perawatan dan pemeriksaan rutin terhadap komponen master rem mobil sangatlah penting untuk menjaga kinerjanya yang baik dan aman selama penggunaan jangka panjang. Dalam bagian ini, kami akan membagikan langkah-langkah yang perlu Anda ambil untuk melakukan perawatan yang tepat dan pemeriksaan terhadap komponen master rem mobil.

1. Pemeriksaan Visual

Langkah pertama dalam perawatan master rem mobil adalah melakukan pemeriksaan visual terhadap semua komponen. Periksa apakah tidak ada kebocoran cairan rem, retakan pada selang atau pipa rem, dan apakah ada komponen yang aus atau rusak. Jika Anda menemukan masalah dengan komponen master rem, segera lakukan perbaikan atau penggantian sesuai kebutuhan.

2. Pemeriksaan Tekanan Rem

Selanjutnya, lakukan pemeriksaan tekanan rem pada master rem mobil. Dengan menggunakan alat pengukur tekanan rem, periksa apakah tekanan rem yang dihasilkan oleh master rem masih dalam batas normal. Jika tekanan rem terlalu rendah, mungkin ada masalah dengan komponen seperti piston atau selang rem. Segera perbaiki masalah tersebut untuk memastikan pengereman yang efektif.

3. Penggantian Cairan Rem

Cairan rem adalah komponen yang penting dalam sistem master rem mobil. Seiring waktu, cairan rem bisa terkontaminasi atau memperoleh kelembaban dari udara. Oleh karena itu, kami merekomendasikan untuk mengganti cairan rem secara rutin, sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh produsen mobil atau mekanik terpercaya.

4. Pemeriksaan Komponen Terkait

Perawatan master rem juga melibatkan pemeriksaan komponen terkait, seperti selang rem, kaliper, dan drum rem. Pastikan semua komponen ini dalam kondisi baik, tidak aus, retak, atau bocor. Pembersihan juga perlu dilakukan secara rutin untuk mencegah akumulasi kotoran atau kerak yang dapat mempengaruhi kinerja master rem.

5. Pemeriksaan Sistem ABS (Jika Ada)

Jika mobil Anda dilengkapi dengan sistem Anti-lock Braking System (ABS), lakukan juga pemeriksaan terhadap komponen ABS. Cek apakah semua sensor, katup, dan kabel terhubung dengan baik dan berfungsi dengan baik. Jika Anda menemukan masalah, segera konsultasikan dengan mekanik terpercaya untuk perbaikan yang tepat.

Dengan menjaga perawatan dan pemeriksaan rutin terhadap komponen master rem mobil, Anda dapat memastikan bahwa sistem pengereman mobil Anda berfungsi dengan baik dan memberikan keamanan saat berada di jalan raya. Jangan ragu untuk menghubungi mekanik terpercaya jika Anda memiliki pertanyaan atau perlu bantuan dalam merawat master rem mobil Anda.

Dengan memperhatikan perawatan dan pemeriksaan rutin, Anda dapat memaksimalkan kinerja sistem pengereman mobil Anda dan menjaga keselamatan berkendara. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan teknisi terpercaya jika Anda memiliki keraguan atau kekhawatiran terkait master rem mobil Anda.

6. Bawa Ke Bengkel Mobil Terpercaya

Jalan terakhir sekaligus yang paling ampuh untuk merawat seluruh komponen master rem mobil adalah dengan membawa mobil Anda ke bengkel mobil terpercaya. Dengan begitu, Anda akan mendapat analisa yang jauh lebih luas dan lebih tepat terkait permasalahan pada seluruh sistem rem mobil Anda. Tidak hanya sekedar mengatasi masalah, service rem mobil secara rutin di bengkel mobil terpercaya ini juga akan mencegah terjadinya masalah dikemudian hari.

Pertanyaannya adalah dimana sih bengkel mobil yang dapat dipercaya untuk melakukan service mobil secara rutin ini? Satu bengkel mobil yang banyak direkomendasikan orang adalah Rotary Auto. Bengkel mobil yang satu ini telah berdiri selama lebih dari 20 tahun lho! Tingginya jam terbang yang dimiliki Rotary Auto tentu membuatnya memiliki berbagai pengetahuan dan kemampuan dalam mengatasi apapun masalah pada rem mobil Anda.

Lebih dari itu, Rotary Auto tidak hanya sekedar mampu menyelesaikan masalah pada rem mobil, tapi juga seluruh bagian mobil seperti kaki kaki, mesin hingga bahkan AC mobil lho! Jadi, apapun masalah pada mobil kesayangan Anda ya! Kunjungi website resmi dari Rotary Auto untuk mendapatkan informasi lebih lanjut seperti informasi soal detail lokasi cabang, jenis layanan yang tersedia, PROMO yang dapat Anda manfaatkan setiap bulannya, edukasi seputar dunia otomotif hingga informasi menarik lainnya! Lakukan reservasi sekarang juga dengan cara klik disini. Kami tunggu kehadiran Anda ya!

Link Sumber :

  • https://bisnisnews.id/detail/berita/80-persen-kecelakaan-di-jalan-raya–akibat-rem-blong–12-ribu-orang–tewas–pengemudi-ceroboh#:~:text=Pada%20tahun%202021%20sebanyak%20103.645,barang%20perlu%20menjadi%20perhatian%20bersama.

PERBAIKAN & PERAWATAN MOBIL

Reservasikan mobil Anda sekarang juga,
Dengan isi form dibawah ini!

Loading...