Skip to main content

Rotary Auto

Rotary Auto

Mobil Berlumpur? Kenali Dampaknya pada Kaki-Kaki dan Cara Membersihkannya

Setelah melewati jalan tanah, genangan air, atau medan off-road, bagian kolong kendaraan biasanya dipenuhi lumpur yang menempel pada roda dan suspensi. Kondisi mobil berlumpur sering dianggap sepele, terutama ketika kendaraan masih bisa dikendarai seperti biasa.

Padahal, endapan lumpur yang dibiarkan menumpuk dapat menyulitkan pemeriksaan dan membuat kotoran tertahan di sekitar komponen penting. Bagian kaki-kaki menjadi salah satu area yang perlu diperhatikan.

Ketika mobil berlumpur tidak segera dibersihkan, endapan tersebut dapat mengering dan menutupi kondisi asli komponen. Karena itu, mengecek kondisi mobil berlumpur merupakan langkah penting untuk menjaga kebersihan sekaligus memudahkan pemeriksaan kondisi kaki-kaki mobil.

Mengapa Mobil Berlumpur Perlu Segera Dibersihkan?

Kaki kaki mobil berlumpur yang harus segera dibersihkan

Kolong mobil merupakan area yang sering terkena cipratan air, pasir, kerikil, dan kotoran jalan. Ketika mobil berlumpur, material tersebut dapat menempel pada bagian dalam fender (spakbor), lengan suspensi, sambungan roda, hingga bagian bawah sasis.

Jika dibiarkan, lumpur dapat mengering dan mengeras sehingga lebih sulit dibersihkan. Endapan yang bercampur pasir juga dapat menyulitkan pemeriksaan karena menutupi permukaan logam, sambungan, dan karet pelindung.

Selain itu, kotoran akibat mobil berlumpur dapat meningkatkan risiko korosi, terutama jika lapisan pelindung sudah tergores atau terkelupas. Risiko ini bergantung pada jenis lumpur, lamanya paparan, kondisi permukaan, dan lingkungan tempat kendaraan digunakan.

Komponen Kaki-Kaki yang Perlu Diperiksa pada Mobil Berlumpur

Mobil berlumpur tidak selalu langsung menyebabkan kerusakan pada kolong kendaraan. Namun, apabila kendaraan sering melewati jalan tanah atau medan off-road, beberapa komponen berikut harus segera diperiksa setelah dibersihkan.

Shockbreaker dan Karet Pelindung

Shockbreaker berfungsi meredam guncangan dan membantu menjaga kestabilan kendaraan ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata.

Pada bagian tertentu, shockbreaker memiliki batang piston yang bergerak naik dan turun serta seal untuk menjaga oli tetap berada di dalam tabung. Sebagian desain juga dilengkapi dust cover untuk membantu melindungi batang piston dari kotoran.

Ketika lumpur dan pasir menumpuk di sekitar batang shockbreaker, kotoran dapat menyulitkan pemeriksaan kondisi seal maupun permukaan batang piston. Jika dust cover sudah robek, partikel pasir berpotensi masuk dan mengganggu permukaan yang bergerak.

Ball Joint dan Tie Rod

Ball joint dan tie rod merupakan komponen penting yang menghubungkan bagian suspensi dan sistem kemudi dengan roda. Keduanya memiliki sambungan yang dilengkapi karet pelindung atau boot untuk menjaga grease tetap berada di dalam serta mencegah air dan kotoran masuk.

Masalah dapat muncul ketika boot sudah retak atau robek. Lumpur dan pasir berpotensi masuk ke dalam sambungan, bercampur dengan grease, lalu meningkatkan gesekan pada bagian yang bergerak. Jika dibiarkan, keausan ball joint atau tie rod dapat berlangsung lebih cepat.

Bushing Arm dan Link Stabilizer

Bushing arm merupakan komponen berbahan karet yang menjadi bantalan antara lengan suspensi dan rangka kendaraan. Sementara itu, link stabilizer membantu menghubungkan stabilizer bar dengan suspensi.

Karena berada di bagian bawah kendaraan, area sekitarnya mudah terkena lumpur dan pasir. Mobil berlumpur yang kotorannya menumpuk dapat menutupi retakan atau perubahan bentuk pada bushing sehingga kerusakan lebih sulit terlihat saat inspeksi awal.

Karet Boot CV Joint dan Rack Steer

CV joint dan rack steer juga dilengkapi karet pelindung yang perlu diperhatikan. Boot CV joint menjaga grease tetap berada di dalam sambungan, sedangkan boot rack steer melindungi bagian internal mekanisme kemudi dari debu dan kotoran.

Apabila boot mengalami robekan, air, lumpur, dan pasir dampak dari mobil berlumpur, benda asing tersebut dapat masuk ke bagian dalam komponen. Grease juga berisiko keluar sehingga pelumasan tidak lagi optimal. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempercepat keausan sambungan.

Area Roda dan Sistem Pengereman

Lumpur juga dapat menumpuk di sekitar velg, cakram, kaliper, dan bagian dalam rumah roda. Endapan pasir atau kerikil yang terselip di area tersebut dapat menimbulkan bunyi atau mengganggu pemeriksaan komponen rem.

Baca Juga: 9 Komponen Suspensi Mobil yang Wajib Dipahami Sebelum Muncul Gejala Kerusakan

Tanda Kaki-Kaki Mobil Perlu Diperiksa Setelah Terkena Lumpur

Pengecekan mobil berlumpur oleh teknisi bengkel spesialis kaki kaki

Setelah mobil berlumpur dibersihkan, perhatikan apakah muncul perubahan pada suara, kemudi, atau kenyamanan berkendara. Beberapa gejala berikut dapat menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Muncul Bunyi Gluduk dari Kolong Mobil

Bunyi gluduk atau benturan dari bawah kendaraan dapat mengindikasikan komponen kaki-kaki yang aus, longgar, atau rusak. Bagian yang perlu diperiksa antara lain bushing arm, ball joint, link stabilizer, dan support shockbreaker.

Namun, bunyi tersebut tidak selalu disebabkan oleh lumpur. Usia komponen, benturan saat melewati jalan berlubang, dan kondisi jalan juga dapat memengaruhi keausan kaki-kaki.

Setir Terasa Tidak Stabil

Setir yang menarik ke satu sisi, bergetar, atau terasa kurang presisi perlu diperiksa. Gejala ini dapat berkaitan dengan tie rod, ball joint, ban, sistem kemudi, atau pengaturan roda.

Jika gejala muncul setelah kendaraan melewati jalan berlumpur dan berbatu, periksa apakah terdapat komponen yang terkena benturan atau kotoran yang terselip.

Terlihat Rembesan Oli Shockbreaker

Setelah lumpur dibersihkan, perhatikan permukaan shockbreaker. Jika terdapat rembesan oli, kemungkinan ada kebocoran pada seal atau kerusakan lain pada peredam kejut.

Shockbreaker yang bocor dapat mengalami penurunan kemampuan meredam guncangan sehingga kendaraan terasa lebih limbung atau tidak nyaman.

Ada Grease di Sekitar Karet Boot

Cipratan grease di sekitar boot CV joint, tie rod, atau sambungan lainnya dapat menjadi tanda bahwa karet pelindung mengalami kerusakan. Jika boot robek, pelumas dapat keluar dan kotoran berisiko masuk ke dalam sambungan.

Jangan abaikan kondisi ini karena pelumasan yang terganggu dapat mempercepat keausan komponen.

Cara Membersihkan Kolong Mobil Berlumpur dengan Aman

Setelah melewati jalan tanah atau medan berlumpur, bersihkan bagian bawah kendaraan untuk mengurangi penumpukan kotoran. Proses pencucian perlu dilakukan dengan benar agar tidak merusak komponen.

Bilas Lumpur Sebelum Menggosoknya

Basahi area yang dipenuhi lumpur menggunakan air bersih untuk melunakkan endapan. Jangan langsung menggosok atau mengikis lumpur yang sudah mengering karena pasir dan partikel kasar dapat menimbulkan goresan pada permukaan komponen.

Berikan waktu agar air membantu meluruhkan kotoran, terutama pada bagian dalam spakbor, lengan suspensi, dan bawah bodi.

Gunakan Tekanan Air yang Sesuai

Air bertekanan dapat membantu membersihkan area mobil berlumpur. Namun, jangan mengarahkan semprotan bertekanan tinggi terlalu dekat ke seal, karet boot, konektor kabel, sensor ABS, bearing, dan komponen suspensi elektronik.

Tekanan yang terlalu tinggi dari jarak dekat berpotensi merusak pelindung atau mendorong air masuk ke sambungan yang sudah tidak rapat. Gunakan jarak dan tekanan yang sesuai agar kotoran terangkat tanpa merusak komponen.

Gunakan Sampo Mobil dan Sikat Lembut

Jika masih ada lumpur yang menempel, gunakan sampo khusus mobil dan sikat berbulu lembut untuk membersihkan bagian yang mudah dijangkau.

Hindari sikat kawat, obeng, atau benda tajam untuk mengikis lumpur di sekitar batang shockbreaker dan karet pelindung. Benda tersebut dapat merusak permukaan komponen.

Bersihkan Bagian Dalam Fender dan Sekitar Roda

Jangan hanya berfokus pada bagian bawah mobil. Area dalam fender atau rumah roda juga sering menjadi tempat berkumpulnya lumpur dan pasir.

Periksa area sekitar shockbreaker, lengan suspensi, velg, serta sambungan roda. Bersihkan kotoran yang menumpuk agar kondisi komponen lebih mudah diperiksa.

Periksa Komponen Setelah Dicuci

Setelah pencucian selesai, lakukan pemeriksaan visual pada kaki-kaki mobil. Perhatikan apakah terdapat karet boot yang robek, rembesan oli shockbreaker, korosi, atau bagian logam yang lapisan pelindungnya terkelupas.

Jika kendaraan sering digunakan melewati medan berat atau muncul gejala tidak biasa, lakukan inspeksi di bengkel spesialis kaki-kaki.

Baca Juga: 7 Cara Merawat Sistem Kaki Kaki Mobil supaya Aman – Rotary Auto

Kapan Mobil Berlumpur Perlu Dibawa ke Bengkel?

Pembersihan mandiri dapat membantu menghilangkan lumpur yang menempel. Namun, pemeriksaan teknisi diperlukan apabila kendaraan sering melewati jalan tanah, berbatu, atau medan off-road dengan lumpur tebal.

Mobil juga sebaiknya diperiksa jika setelah dibersihkan muncul bunyi gluduk dari kolong, setir terasa tidak stabil, terdapat rembesan oli shockbreaker, atau grease terlihat keluar dari karet boot.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah gangguan hanya disebabkan oleh kotoran yang menempel atau sudah terdapat kerusakan pada komponen kaki-kaki.

Pertanyaan Seputar Mobil Berlumpur

Sebaiknya iya, terutama jika lumpur menumpuk pada bagian kolong, roda, dan kaki-kaki. Lumpur yang dibiarkan mengering akan lebih sulit dibersihkan serta dapat menahan kelembapan dan menutupi kondisi komponen kendaraan.
Lumpur tidak otomatis merusak kaki-kaki mobil. Namun, campuran lumpur dan pasir dapat mengganggu komponen apabila masuk melalui karet pelindung yang robek. Endapan yang menahan kelembapan juga dapat meningkatkan risiko korosi pada bagian logam yang lapisan pelindungnya rusak.
Bilas terlebih dahulu menggunakan air bersih untuk melunakkan endapan lumpur. Setelah itu, gunakan sampo khusus mobil dan sikat berbulu lembut jika masih ada kotoran yang menempel. Hindari mengarahkan semprotan bertekanan tinggi terlalu dekat ke seal, karet boot, bearing, sensor ABS, dan konektor kelistrikan.
Beberapa tanda yang perlu diperhatikan adalah munculnya bunyi gluduk dari kolong, setir terasa tidak stabil, rembesan oli pada shockbreaker, serta keluarnya grease dari karet boot. Jika mengalami gejala tersebut setelah melewati jalan berlumpur, sebaiknya lakukan pemeriksaan di bengkel spesialis kaki-kaki.

Periksa Kondisi Kaki-Kaki Mobil di Rotary Auto

Kondisi mobil berlumpur yang sering terjadi akibat melewati jalan tanah atau medan off-road membutuhkan perhatian lebih, terutama pada bagian kolong dan kaki-kaki. Jika mobil berlumpur tidak segera dibersihkan, kotoran akan segera menumpuk dan mempercepat kerusakan kaki kaki.

Jika mobil sering dikemudikan di area berlumpur, segera lakukan pengecekan di bengkel terdekat. Rotary Auto adalah salah satu bengkel spesialis kaki kaki yang menyediakan layanan pemeriksaan dan perbaikan seluruh komponen kaki-kaki mobil.

Jangan menunggu sampai gangguan pada kaki-kaki semakin terasa ketika berkendara! Kunjungi website Rotary Auto untuk menemukan informasi seputar mobil dan bengkel serta lakukan pemesanan jika Anda berminat dengan cara klik di sini.

Suka tips seputar masalah dan perawatan mobil? Tambahkan Rotary Auto sebagai sumber pilihan di Google agar artikel terbaru kami lebih sering muncul di hasil pencarian Anda.

Jadikan Sumber Pilihan