Rotary Auto

Rotary Auto (Putih)

Rotary Auto

Mengatasi Indikator Power Steering Menyala

Mengemudi mobil saat ini semakin mudah dan nyaman berkat berbagai teknologi canggih yang diterapkan, salah satunya adalah sistem power steering. Power steering memudahkan pengemudi untuk mengendalikan arah mobil dengan usaha yang minimal, terutama saat memutar setir dalam kecepatan rendah atau saat parkir (1). Namun, seperti halnya komponen mekanis lainnya, power steering juga bisa mengalami masalah. Salah satu tanda yang paling umum adalah indikator power steering menyala. Indikator ini berfungsi sebagai peringatan dini bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan sistem power steering mobil Anda.

Indikator power steering menyala tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para pengemudi. Ketika lampu indikator ini menyala, artinya sistem power steering mungkin tidak berfungsi dengan baik, yang bisa berpotensi menyebabkan masalah saat berkendara. Beberapa masalah yang sering dikaitkan dengan indikator ini adalah kebocoran pada sistem, kerusakan pada pompa power steering, atau gangguan pada sensor. Jika dibiarkan tanpa penanganan, masalah ini bisa memperburuk kondisi kendaraan dan membahayakan keselamatan pengemudi serta penumpang.

Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik mobil untuk memahami penyebab umum dari menyalanya indikator power steering menyala dan langkah-langkah yang harus diambil untuk mengatasinya. Dengan mengetahui penyebab dan cara penanganannya, pengemudi dapat melakukan tindakan pencegahan atau perbaikan segera sebelum masalah menjadi lebih serius. Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai penyebab dan solusi untuk mengatasi masalah yang ditandai oleh indikator power steering menyala, sehingga Anda dapat memastikan kendaraan Anda tetap dalam kondisi optimal dan aman digunakan.

Pertanyaan Seputar Indikator Power Steering Menyala

Mengemudi dengan indikator power steering menyala tidak dianjurkan karena dapat mempengaruhi kemampuan kemudi dan keselamatan Anda. Segera periksa dan atasi masalah untuk memastikan kendaraan aman untuk dikemudikan.
Untuk memeriksa tingkat cairan power steering, buka kap mesin dan temukan reservoir cairan power steering. Lihat tanda pada sisi reservoir untuk memastikan cairan berada pada tingkat yang direkomendasikan. Jika rendah, tambahkan cairan sesuai spesifikasi pabrikan.
Tanda-tanda pompa power steering rusak termasuk suara berisik saat kemudi, getaran yang tidak biasa, dan kemudi yang berat. Jika Anda mencurigai ada masalah dengan pompa, sebaiknya bawa kendaraan ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Jika Anda tidak dapat mengidentifikasi atau memperbaiki masalah sendiri, sebaiknya bawa kendaraan ke bengkel sesegera mungkin. Ahli mekanik dapat melakukan diagnosa menyeluruh dan melakukan perbaikan yang diperlukan untuk memastikan sistem power steering berfungsi dengan baik.

Penyebab Indikator Power Steering Menyala

indikator power steering menyala

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, saat indikator power steering menyala, maka ini menjadi sinyal bahwa sistem power steering mobil Anda sedang bermasalah. Faktor penyebab indikator power steering menyalal ini sendiri dapat beragam, mulai dari cairan power steering yang begitu rendah, belt longgar dan lain sebagainya (2). Berikut ini adalah beberapa penyebab indikator power steering menyala :

1. Tingkat Cairan Power Steering Rendah

Penyebab pertama dari indikator power steering menyala adalah cairan power steering yang rendah. Cairan power steering bisa berkurang jika ada kebocoran pada sistem. Kebocoran dapat terjadi pada selang, sambungan, atau komponen lain yang terkait dengan sistem power steering. Jika cairan bocor, tingkat cairan akan turun, dan tekanan pada sistem akan berkurang, menyebabkan indikator power steering menyala.

Dalam jangka waktu yang lama, cairan power steering dapat menguap, meskipun ini jarang terjadi. Penguapan cairan bisa terjadi terutama jika kendaraan sering digunakan dalam kondisi suhu tinggi. Selain itu, seiring bertambahnya usia kendaraan, komponen-komponen dalam sistem power steering dapat mulai aus dan menjadi kurang efisien dalam menjaga cairan tetap pada tingkat optimal. Perawatan berkala sangat penting untuk mengidentifikasi dan mengisi ulang cairan power steering.

2. Belt Power Steering Kendur atau Putus

Belt power steering yang kendur atau putus juga dapat menjadi menjadi penyebab indikator power steering menyala. Belt power steering bertugas untuk memutar pompa power steering dengan mengambil tenaga dari mesin. Jika belt kendur, mungkin karena aus atau kurangnya tegangan, pompa power steering tidak akan berfungsi dengan optimal.

Hal ini dapat menyebabkan penurunan tekanan pada sistem power steering dan memicu indikator power steering menyala. Jika belt putus, pompa power steering tidak akan berfungsi sama sekali. Belt yang putus biasanya disebabkan oleh keausan, usia, atau ketegangan yang tidak tepat. Pemeriksaan dan penggantian belt secara berkala dapat mencegah masalah ini.

3. Pompa Power Steering Bermasalah

Penyebab berikutnya dari masalah indikator power steering menyala adalah karena adanya masalah pada pompa power steering. Jika pompa mengalami kerusakan mekanis atau kegagalan internal, sistem power steering tidak akan berfungsi dengan baik, menyebabkan indikator power steering menyala.

Kerusakan pompa dapat disebabkan oleh usia, penggunaan yang berat, atau kurangnya perawatan. Masalah Mekanis: Masalah pada bagian mekanis lain dari pompa, seperti bantalan atau seal yang aus, juga bisa menyebabkan kegagalan fungsi pompa. Gejala ini biasanya disertai dengan suara berisik atau getaran yang tidak biasa saat mengemudi.

4. Keausan Komponen

Keausan pada power steering juga dapat menjadi faktor penyebab indikator power steering menyala, seperti pompa atau belt yang aus. Pompa power steering berfungsi untuk memompa fluida ke sistem agar setir dapat dikendalikan dengan ringan. Jika pompa ini mulai aus atau rusak, maka kemampuannya untuk memompa fluida dengan baik akan berkurang.

Selain itu, belt yang aus atau kendor juga dapat mengurangi kinerja sistem power steering secara keseluruhan. Ketika komponen ini tidak berfungsi dengan baik, sensor akan mendeteksi adanya masalah dan mengirimkan sinyal ke komputer mobil untuk untuk  membuat lampu indikator power steering menyala

5. Kebocoran

Kebocoran pada sistem power steering juga dapat menjadi penyebab indikator power steering menyala. Fluida power steering sangat penting untuk memastikan bahwa sistem bekerja dengan baik. Jika ada kebocoran pada selang, sambungan, atau bagian lain dari sistem, fluida akan berkurang dan tekanan dalam sistem akan menurun.

Tanpa tekanan yang cukup, sistem power steering tidak akan mampu memberikan bantuan yang cukup pada setir, sehingga indikator akan menyala sebagai peringatan bahwa ada masalah yang perlu segera ditangani. Memeriksa kebocoran secara berkala dan memastikan level fluida power steering selalu dalam batas yang ditentukan adalah langkah penting dalam menjaga kinerja sistem ini.

6. Masalah Listrik

Gangguan pada sistem listrik juga bisa menjadi penyebab indikator power steering menyala. Sistem power steering modern sering kali terintegrasi dengan komponen elektronik yang mengatur dan memantau kinerjanya. Kabel yang rusak, koneksi yang longgar, atau relay yang bermasalah dapat mengganggu aliran listrik yang dibutuhkan oleh sistem.

Misalnya, jika kabel sensor mengalami kerusakan, sinyal yang dikirimkan ke unit kontrol akan salah atau tidak ada sama sekali, sehingga unit kontrol akan menganggap ada masalah dan menyalakan lampu indikator. Oleh karena itu, memastikan semua komponen listrik berfungsi dengan baik sangat penting untuk menjaga sistem power steering bekerja dengan optimal.

7. Kelebihan Beban

Jika power steering diberi beban yang berlebihan, seperti saat melakukan manuver yang berat atau saat mobil terjebak di medan yang sulit, hal ini dapat menjadi pemicu indikator power steering menyala. Beban berlebihan ini dapat menyebabkan tekanan berlebih pada sistem dan menyebabkan overheating atau kerusakan pada komponen internal.

Misalnya, ketika mobil digunakan untuk menarik beban berat atau digunakan dalam kondisi off-road yang ekstrem, sistem power steering akan bekerja lebih keras dari biasanya. Jika beban ini berlangsung terlalu lama, maka sistem akan mengalami kelebihan beban dan mengirimkan sinyal ke komputer untuk menyalakan indikator sebagai tanda peringatan.

Memahami penyebab potensial tersebut dapat membantu Anda dalam mendiagnosis masalah dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk memperbaiki lampu indikator power steering yang menyala di mobil Anda. Dengan pengetahuan ini, Anda dapat melakukan perawatan yang diperlukan atau membawa mobil ke bengkel untuk perbaikan sebelum masalah menjadi lebih serius dan mempengaruhi keselamatan berkendara.

Baca Juga : Cara Mengatasi Mesin Mobil Bergetar Yang Wajib Anda Ketahui

Akibat Yang Dirasakan Dari Indikator Power Steering Menyala

indikator power steering menyala

Masalah indikator power steering menyala harus Anda selesaikan secepat mungkin, jika tidak, maka masalah ini akan mengakibatkan beberapa masalah yang mengganggu keamanan Anda ketika berkendara. Berikut ini adalah beberapa akibat dari indikator power steering menyala :

1. Steering yang Berat

Salah satu dampak paling langsung dari masalah indikator power steering menyala adalah steering menjadi berat. Power steering dirancang untuk membuat pengendalian setir menjadi lebih ringan dan mudah, terutama pada kecepatan rendah atau saat parkir. Ketika ada masalah pada sistem ini, seperti kebocoran fluida atau kerusakan pompa, bantuan yang biasanya diberikan oleh sistem power steering akan berkurang atau hilang sama sekali. Akibatnya, pengemudi akan merasakan setir menjadi lebih berat dan sulit dikendalikan, yang bisa sangat merepotkan dan berbahaya, terutama dalam situasi darurat atau saat melakukan manuver di ruang sempit.

2. Suara Berisik Pada Kemudi

Masalah indikator power steering menyala juga dapat menimbulkan suara berisik saat mengemudi. Suara berisik ini biasanya berasal dari pompa power steering yang bekerja terlalu keras atau dari komponen yang aus dan tidak bekerja dengan lancar. Kebocoran fluida atau rendahnya level fluida juga dapat menyebabkan udara masuk ke dalam sistem, menghasilkan suara mendesis atau mendengung saat setir diputar. Jika Anda mendengar suara-suara aneh dari area kemudi, ini bisa menjadi tanda bahwa sistem power steering Anda mengalami masalah serius yang memerlukan perhatian segera.

3. Ketidakstabilan Dalam Mengemudi

Indikator power steering menyala juga bisa menyebabkan ketidakstabilan dalam mengemudi. Ketika sistem power steering tidak berfungsi dengan baik, pengemudi mungkin merasa kesulitan untuk mempertahankan kendali atas kendaraan, terutama pada kecepatan tinggi atau saat menikung tajam. Hal ini dapat menyebabkan kendaraan terasa tidak stabil dan meningkatkan risiko kecelakaan. Ketidakstabilan ini juga dapat membuat pengemudi merasa tidak percaya diri saat berkendara, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi keselamatan secara keseluruhan.

4. Kerusakan Komponen yang Lebih Mahal

Jika masalah indikator power steering tidak segera diatasi, ini dapat menyebabkan kerusakan pada komponen lain yang lebih mahal. Misalnya, pompa power steering yang rusak bisa menyebabkan tekanan yang tidak sesuai dalam sistem, yang pada akhirnya dapat merusak rack and pinion atau komponen lainnya. Selain itu, kebocoran fluida power steering dapat merusak komponen mesin lainnya yang terkena tumpahan fluida. Oleh karena itu, penting untuk segera menangani masalah power steering untuk menghindari biaya perbaikan yang lebih tinggi di masa depan.

Dengan memahami akibat-akibat dari indikator power steering menyala, Anda dapat lebih waspada terhadap tanda-tanda masalah dan mengambil tindakan yang tepat untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada kendaraan Anda. Perawatan rutin dan pemeriksaan menyeluruh oleh teknisi yang berpengalaman adalah kunci untuk menjaga sistem power steering dan komponen lainnya tetap berfungsi dengan baik.

Cara Mengatasi Indikator Power Steering Menyala

indikator power steering menyala

Indikator power steering menyala pada kendaraan Anda dapat menjadi tanda adanya masalah pada sistem power steering. Mengatasi masalah ini dengan tepat adalah penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan berkendara. Berikut ini adalah langkah-langkah praktis yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi indikator power steering menyala :

1. Lakukan Pemeriksaan Visual

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah melakukan pemeriksaan visual pada sistem power steering. Periksa seluruh komponen yang terkait, seperti selang-selang, sambungan, dan pompa power steering. Carilah tanda-tanda kebocoran cairan, keretakan, atau kerusakan lainnya. Kebocoran sering kali dapat dilihat dari adanya cairan yang menggenang di bawah mobil atau noda cairan pada komponen mesin. Jika Anda menemukan kebocoran, segera lakukan perbaikan atau penggantian bagian yang rusak untuk mencegah masalah lebih lanjut.

2. Periksa Level Cairan Power Steering

Setelah melakukan pemeriksaan visual, langkah berikutnya adalah memeriksa level cairan power steering di dalam tangki. Cairan power steering berfungsi sebagai pelumas dan membantu memberikan tekanan yang diperlukan untuk sistem. Buka tutup tangki dan periksa level cairannya. Jika level cairan berada di bawah batas minimum, tambahkan cairan power steering sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan oleh produsen kendaraan Anda. Pastikan Anda menggunakan cairan yang sesuai untuk menghindari kerusakan pada sistem.

3. Cek Pengikat Sabuk Power Steering

Sabuk power steering yang terlalu kendur atau terlalu kencang dapat menyebabkan masalah pada sistem. Periksa kondisi dan tegangan sabuk power steering. Sabuk yang aus atau kendor harus segera diganti atau disesuaikan. Untuk menyesuaikan tegangan sabuk, ikuti petunjuk pada panduan servis kendaraan Anda. Sabuk yang berfungsi dengan baik akan memastikan pompa power steering dapat beroperasi secara optimal.

4. Periksa Komponen Power Steering

Selain memeriksa sabuk, penting juga untuk memeriksa kondisi komponen utama power steering seperti pompa, rack-and-pinion, dan selang-selang. Pastikan tidak ada komponen yang aus, bocor, atau rusak. Pompa power steering yang rusak dapat menyebabkan tekanan dalam sistem menjadi tidak stabil. Begitu pula dengan rack-and-pinion yang aus dapat menyebabkan kemudi menjadi berat dan sulit dikendalikan. Jika Anda menemukan komponen yang rusak, segera ganti atau perbaiki dengan bantuan teknisi yang berpengalaman.

5. Uji Kendaraan

Setelah melakukan pemeriksaan dan perawatan dasar pada sistem power steering, langkah selanjutnya adalah menguji kendaraan. Nyalakan mesin dan coba putar setir ke kiri dan ke kanan untuk melihat apakah ada perbedaan dalam respons kemudi. Perhatikan juga apakah indikator power steering masih menyala. Jika lampu indikator tetap menyala setelah Anda melakukan semua langkah perawatan, ada kemungkinan masalah yang lebih serius yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

6. Konsultasi dengan Teknisi Ahli

Jika setelah melakukan semua langkah di atas indikator power steering menyala masih juga terjadi, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan bengkel atau teknisi yang berpengalaman. Masalah yang lebih kompleks, seperti kerusakan pada sistem elektronik atau sensor, memerlukan penanganan khusus yang hanya dapat dilakukan oleh profesional yang memiliki peralatan diagnostik yang tepat. Teknisi yang berpengalaman dapat melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan solusi yang sesuai untuk memperbaiki masalah pada sistem power steering kendaraan Anda.

Pertanyaan terakhirnya adalah dimana sinh bengkel mobil terpercaya yang dapat diandalkan untuk melakukan perawatan pada sistem kemudi mobil? Satu bengkel mobil yang dapat kami rekomendasikan adalah Rotary Auto! Bengkel mobil yang satu ini telah berdiri selama lebih dari 20 tahun lho! Tingginya jam terbang yang dimiliki Rotary Auto tentu membuatnya memiliki berbagai pengetahuan dan kemampuan dalam menangani berbagai masalah pada sistem kemudi mobil Anda.

Sebagai bengkel mobil ternama selama lebih dari 20 tahun, Rotary Auto tentunya menyediakan berbagai mekanik handal, alat yang canggih hingga fasilitas yang lengkap untuk memastikan kepuasan seluruh pelanggannya ketika melakukan service mobil disana.

Kunjungi website resmi dari Rotary Auto untuk mendapatkan informasi lebih lanjut seperti informasi soal detail lokasi cabang, jenis layanan yang tersedia, PROMO yang dapat Anda manfaatkan setiap bulannya, edukasi seputar dunia otomotif hingga informasi menarik lainnya! Lakukan reservasi sekarang juga dengan cara klik disini. Kami tunggu kehadiran Anda ya!

Link Sumber :

  • https://auto2000.co.id/berita-dan-tips/jenis-power-steering
  • https://auto2000.co.id/berita-dan-tips/indikator-power-steering-menyala-tips

PERBAIKAN & PERAWATAN MOBIL

Reservasikan mobil Anda sekarang juga,
Dengan isi form dibawah ini!

Loading...