Rotary Auto

Rotary Auto

Panduan Lengkap Komponen Kaki Kaki Mobil Bagian Belakang

Banyak pengendara sering hanya fokus pada mesin, padahal komponen kaki kaki mobil bagian belakang memiliki peran vital untuk kenyamanan dan keamanan berkendara. Semua komponen bekerja sama untuk menjaga mobil tetap stabil, meredam guncangan, serta memastikan ban menapak jalan dengan baik.

Jika salah satu komponen kaki kaki mobil bagian belakang bermasalah, dampaknya bisa langsung terasa. Mobil bisa oleng saat dikendarai, ban lebih cepat aus, hingga muncul suara berisik dari bawah kendaraan.

Karena itu, memahami fungsi, tanda kerusakan, dan cara perawatan kaki-kaki mobil bagian belakang sangat penting agar mobil tetap awet dan perjalanan lebih aman. Simak artikel ini selengkapnya untuk mengetahui

Pertanyaan Seputar Komponen Kaki Kaki Mobil Bagian Belakang

Komponen utama meliputi shockbreaker, per daun atau coil spring, bushing arm, trailing arm, bearing roda, dan stabilizer.
Fungsinya menjaga kestabilan, kenyamanan, serta mengurangi getaran saat mobil melintasi jalan bergelombang.
Gejalanya antara lain bunyi berisik saat melaju, ban cepat aus, mobil terasa oleng, dan hentakan tidak nyaman di jalan rusak.
Tergantung penggunaan, biasanya bisa bertahan 3–5 tahun, tapi bisa lebih cepat rusak jika sering melewati jalan berlubang atau membawa beban berat.

Pentingnya Kaki-Kaki Belakang untuk Keamanan Berkendara

Komponen Kaki Kaki Mobil Bagian Belakang (2)

Banyak pengendara sering menganggap bahwa mesin dan rem adalah faktor utama penentu keamanan berkendara. Padahal, komponen kaki kaki mobil bagian belakang juga memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas kendaraan.

Sistem ini bekerja untuk menahan beban, menjaga ban tetap menapak di jalan, sekaligus memastikan mobil tidak mudah limbung saat dikendarai.

Fungsi Utama Sistem Kaki-Kaki Belakang

Berikut beberapa fungsi penting dari sistem kaki-kaki mobil bagian belakang:

1. Penopang Beban Mobil

Kaki-kaki belakang membantu membagi beban mobil agar stabil, terutama ketika penumpang dan barang bawaan berada di bagian belakang.

2. Membuat Mobil Seimbang dan Stabil

Komponen kaki kaki mobil bagian belakang seperti link stabil mobil dan trailing arm membuat mobil tetap seimbang saat menikung atau melewati jalan tidak rata.1

3. Meredam Getaran Jalan

Dengan adanya shockbreaker dan coil spring, guncangan saat melewati jalan berlubang bisa diminimalkan sehingga kenyamanan penumpang tetap terjaga.

4. Menekan Risiko Selip dan Oleng

Fungsi utama lainnya adalah memastikan ban belakang selalu menempel dengan permukaan jalan, sehingga mobil lebih aman saat pengereman mendadak maupun saat melaju di tikungan tajam.

5. Mengurangi Keausan Ban

Jika komponen kaki kaki mobil bagian belakang dalam kondisi baik, ban akan terpakai secara merata dan lebih awet. Sebaliknya, kerusakan bisa menyebabkan ban cepat habis di salah satu sisi.

Mengenal Komponen Kaki-Kaki Mobil Bagian Belakang

Sistem kaki-kaki belakang mobil memiliki peran besar dalam menjaga kenyamanan, kestabilan, dan keamanan kendaraan.

Komponen ini menopang bobot penumpang dan bagasi, meredam guncangan jalan, serta membantu roda tetap menapak dengan baik. Berikut komponen kaki kaki mobil bagian belakang utamanya:

1. Shockbreaker

  • Bertugas meredam hentakan dan getaran saat mobil melintasi jalan bergelombang.1

  • Menjaga agar roda tetap menempel di permukaan jalan.

  • Jika rusak, mobil akan terasa limbung dan memantul berlebihan.

2. Per (Coil Spring atau Per Daun)

  • Berfungsi menahan beban kendaraan sekaligus meredam guncangan.

  • Mobil penumpang biasanya menggunakan coil spring, sementara mobil niaga atau pick-up sering memakai per daun karena lebih kuat menahan beban berat.

3. Trailing Arm / Lateral Arm

  • Menjadi penghubung antara roda dengan rangka mobil.

  • Membantu menjaga posisi roda agar tetap stabil.

  • Kerusakan biasanya ditandai dengan suara berisik dan mobil tidak stabil.

4. Bushing Arm

  • Komponen karet yang menempel pada arm untuk meredam getaran.1

  • Membantu suspensi bergerak fleksibel tanpa menimbulkan suara kasar.

  • Jika aus, muncul bunyi “gluduk” saat melewati jalan rusak.

5. Bearing Roda Belakang

  • Memungkinkan roda berputar mulus tanpa gesekan berlebih.

  • Jika rusak, muncul suara dengung saat mobil melaju, bahkan bisa membuat roda macet.

6. Stabilizer Bar (jika ada)

  • Tidak semua mobil punya komponen ini

  • Fungsinya untuk mengurangi efek limbung ketika mobil menikung tajam.

7. Hub Roda dan Dudukan Roda

  • Tempat roda dipasang dan menjadi tumpuan putaran.

  • Kerusakan di bagian ini bisa memengaruhi kestabilan dan keausan ban.

Baca Juga: Pelajari Gambar Kaki Kaki Mobil dan Identifikasi Komponennya

Perbedaan Komponen Kaki-Kaki Mobil Bagian Belakang dengan Depan

Komponen Kaki Kaki Mobil Bagian Belakang (3)

Banyak pemilik mobil hanya tahu bahwa sistem kaki-kaki bertugas menjaga kenyamanan dan kestabilan, tetapi jarang yang memahami perbedaan antara komponen kaki kaki mobil bagian belakang dengan bagian depan.

Padahal, kedua sistem ini memiliki fungsi dan desain berbeda sesuai dengan beban kerja masing-masing.

1. Beban dan Fungsi Utama

  • Kaki-Kaki Depan: Menanggung beban mesin dan roda penggerak (pada mobil FWD), serta berperan langsung dalam sistem kemudi. Karena itu, komponen depan harus lebih kokoh dan responsif.

  • Kaki-Kaki Belakang: Lebih fokus menopang bobot penumpang dan bagasi, menjaga stabilitas, serta meredam getaran jalan.

2. Komponen yang Digunakan

  • Bagian Depan: Biasanya terdiri dari lower arm, upper arm, ball joint, shockbreaker depan, tie rod, dan stabilizer bar.

  • Bagian Belakang: Komponennya bisa berbeda tergantung sistem suspensi (torsion beam, independent, atau per daun). Umumnya mencakup trailing arm, bushing arm, shockbreaker belakang, coil spring/per daun, bearing roda, dan stabilizer.

3. Keterlibatan dalam Sistem Kemudi

  • Depan: Terhubung langsung dengan setir mobil, sehingga memengaruhi arah kendaraan.

  • Belakang: Tidak berhubungan dengan kemudi, tapi berperan besar menjaga mobil tetap lurus dan tidak limbung saat menikung.

4. Perawatan dan Gejala Kerusakan

  • Kerusakan Kaki-Kaki Depan: Biasanya ditandai dengan setir bergetar, mobil susah dikendalikan, atau ban aus sebelah.

  • Kerusakan Kaki-Kaki Belakang: Gejalanya lebih sering berupa suara berisik, mobil terasa limbung, hingga ban cepat aus di bagian tertentu.

5. Desain Suspensi

  • Depan: Umumnya memakai sistem MacPherson strut atau double wishbone yang lebih kompleks.

  • Belakang: Bisa sederhana seperti torsion beam pada mobil kecil, atau lebih canggih seperti multi-link pada mobil premium.

Tips Merawat Komponen Kaki-Kaki Belakang untuk Performa Optimal

Sistem komponen kaki kaki mobil bagian belakang memiliki peran penting dalam kenyamanan, kestabilan, hingga keamanan saat berkendara. Agar performanya tetap prima, perawatan rutin sangat diperlukan.2

Dengan perawatan yang tepat, Anda bisa mencegah kerusakan dini sekaligus menghemat biaya perbaikan besar di kemudian hari. Berikut beberapa tips merawat komponen kaki kaki mobil bagian belakang:

1. Lakukan Pemeriksaan Rutin di Bengkel

Pemeriksaan komponen kaki kaki mobil bagian belakang berkala setiap 10.000–20.000 km sangat dianjurkan. Mekanik akan mengecek kondisi shockbreaker, bushing arm, bearing roda, hingga trailing arm untuk memastikan semuanya masih dalam keadaan baik.2

2. Perhatikan Gejala Kerusakan Sejak Dini

Kenali tanda-tanda awal kerusakan pada komponen kaki kaki mobil bagian belakang, seperti:

  • Kaki kaki mobil bunyi “gluduk” atau berisik saat melewati jalan rusak.

  • Mobil jadi limbung ketika di tikungan

  • Tidak meratanya ban yang aus

  • Ada getaran berlebih saat melaju.

3. Jangan Membawa Banyak Muatan

Kaki-kaki belakang menanggung beban cukup besar, terutama saat membawa barang di bagasi.

Membawa muatan berlebihan bisa membuat per daun atau coil spring cepat lemah dan shockbreaker bekerja ekstra keras.

4. Jaga Tekanan Ban dengan Tepat

Tekanan ban yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan dapat mempercepat kerusakan bearing roda dan membuat komponen suspensi bekerja lebih berat. Pastikan selalu memeriksa tekanan ban secara berkala.2

5. Pakai Suku Cadang Terbaik

Jika ada komponen kaki kaki mobil bagian belakang yang aus atau rusak, sebaiknya ganti dengan suku cadang original atau berkualitas setara.

Penggunaan sparepart abal-abal bisa mempercepat kerusakan dan membahayakan keselamatan.

6. Lakukan Spooring dan Balancing Secara Berkala

Meski lebih identik dengan roda depan, spooring dan balancing juga memengaruhi kaki-kaki belakang. Proses ini menjaga agar roda tetap lurus, stabil, dan tidak membebani suspensi.

Baca Juga: Mengatasi Masalah Kaki Kaki Mobil Bekasi dengan Perawatan Rutin

Servis Komponen Kaki Kaki Mobil Bagian Belakang di Bengkel Spesialis Rotary Auto

Sistem kaki-kaki mobil bagian belakang memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kenyamanan sekaligus keamanan berkendara. Komponen seperti shockbreaker, bushing arm, bearing roda, hingga per daun atau coil spring bekerja sama untuk memastikan mobil tetap stabil di berbagai kondisi jalan.

Untuk menjaga kondisi mobil tetap prima, Anda perlu mempercayakan perawatan pada bengkel spesialis kaki-kaki mobil yang sudah berpengalaman. Rotary Auto hadir sebagai pilihan tepat bagi Anda yang ingin mendapatkan layanan profesional dengan hasil maksimal. Di Rotary Auto, Anda bisa mendapatkan layanan perawatan dan perbaikan kaki-kaki belakang secara menyeluruh.

Percayakan perawatan dan servis kaki-kaki mobil Anda hanya di Rotary Auto, bengkel spesialis kaki-kaki mobil terpercaya dengan layanan profesional dan hasil terbaik. Segera kunjungi website Rotary Auto terlebih dulu untuk melihat cabang dan informasi lebih lanjut baru Anda bisa klik di sini untuk menghubungi kami untuk reservasi.

Link Sumber:

  1. https://wuling.id/id/blog/autotips/komponen-kaki-kaki-mobil-fungsi-dan-bagian-utamanya
  2. https://wuling.id/id/blog/autotips/menjaga-kondisi-kaki-kaki-mobil-agar-tetap-nyaman-digunakan

PERBAIKAN & PERAWATAN MOBIL

Reservasikan mobil Anda sekarang juga,
Dengan isi form dibawah ini!

Loading...